… SUBHANALLAH!, .. NANGIS DAN MALU BACA KISAH INI …

Posted: 7 Mei 2013 in kisah

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim
… Seorang pedagang hewan
qurban berkisah tentang
pengalamannya : Seorang ibu
datang memperhatikan
dagangan saya. Dilihat dari penampilannya
sepertinya
tidak akan mampu membeli.
Namun tetap saya coba
hampiri dan menawarkan
kepadanya, “Silahkan bu …”,
lantas ibu itu menunjuk salah
satu kambing termurah sambil
bertanya,”kalau yang itu berapa Pak?”.
“Yang itu 700 ribu bu,” jawab
saya. “Harga pasnya berapa?”,
Tanya kembali si Ibu. “600
deh, harga segitu untung saya
kecil, tapi biarlah …… “Tapi,
uang saya hanya 500 ribu, boleh pak?”, pintanya.
Waduh,
saya bingung, karena itu
harga modalnya, akhirnya
saya berembug dengan teman
sampai akhirnya diputuskan
diberikan saja dengan harga itu kepada ibu
tersebut.
Sayapun mengantar hewan
qurban tersebut sampai
kerumahnya, begitu tiba
dirumahnya, “Astaghfirullah
……, Allahu Akbar …, terasa
menggigil seluruh badan karena melihat keadaan
rumah ibu itu.
Rupanya ibu itu hanya tinggal
bertiga, dengan ibunya dan
puteranya dirumah gubug
berlantai tanah tersebut. Saya
tidak melihat tempat tidur
kasur, kursi ruang tamu, apalagi perabot mewah
atau
barang-barang elektronik,.
Yang terlihat hanya dipan
kayu beralaskan tikar dan
bantal lusuh.
Diatas dipan, tertidur seorang
nenek tua kurus. “Mak …..
bangun mak, nih lihat saya
bawa apa?”, kata ibu itu pada
nenek yg sedang rebahan
sampai akhirnya terbangun. “Mak, saya sudah
belikan
emak kambing buat qurban,
nanti kita antar ke Masjid ya
mak ….”, kata ibu itu dengan
penuh kegembiraan.
Si nenek sangat terkaget
meski nampak bahagia, sambil
mengelus-elus kambing,
nenek itu berucap,
“Alhamdulillah, akhirnya
kesampaian juga kalau emak mau berqurban”..
“Nih Pak, uangnya, maaf ya
kalau saya nawarnya
kemurahan, karena saya
hanya tukang cuci di
kampung sini, saya sengaja
mengumpulkan uang untuk beli kambing yang
akan
diniatkan buat qurban atas
nama ibu saya ….”, kata ibu itu
Kaki ini bergetar, dada terasa
sesak, sambil menahan tetes
air mata, saya berdoa , “Ya
Alla h…, Ampuni dosa hamba,
hamba malu berhadapan
dengan hamba-Mu yang pasti lebih mulia ini,
seorang yang
miskin harta namun kekayaan
Imannya begitu luar biasa”..
“Pak, ini ongkos
kendaraannya …”, panggil ibu
itu,”sudah bu, biar ongkos
kendaraanya saya yang
bayar’, kata saya.
Saya cepat pergi sebelum ibu
itu tahu kalau mata ini sudah
basah karena tak sanggup
mendapat teguran dari Allah
yang sudah mempertemukan
dengan hambaNya yang dengan kesabaran,
ketabahan
dan penuh keimanan ingin
memuliakan orang tuanya…….
Untuk mulia ternyata tidak
perlu harta berlimpah, jabatan
tinggi apalagi kekuasaan, kita
bisa belajar keikhlasan dari ibu
itu untuk menggapai
kemuliaan hidup.
Berapa banyak diantara kita
yang diberi kecukupan
penghasilan, namun masih saja
ada kengganan untuk
berkurban, padahal bisa jadi
harga handphone, jam tangan, tas, ataupun
aksesoris yg
menempel di tubuh kita
harganya jauh lebih mahal
dibandingkan seekor hewan
qurban. Namun selalu kita
sembunyi dibalik kata tidak mampu atau tidak
dianggarkan.

Semoga bermanfaat dan Dapat
Diambil Hikmah-Nya …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s